Senin, 08 Desember 2014

Datang Tampak Muka, Pulang Tampak Punggung

 'Datang tampak muka, pulang tampak punggung.
Sebab, dalam mengelola Persepam kami berstatus sebagai tamu'.
Sebuah ungkapan menarik dari seorang Achsanul Qasasi, yang tidak lain merupakan mantan Manajer Persepam-MU dalam tiga musim terakhir. Yakni sejak Persepam berlaga di Devisi Utama musim 2011-2012 hingga kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012 hingga 2014.

Rabu, 19 November 2014

Aku & Perjalanan

Sebuah perjalanan panjang tanpa lelah yang menguras fisik dan pikiran, harus Q lalaui demi sebuah tugas. Itupun Q lakukan untuk menjunjung tinggi tugas dan menghargai 'ketidakberdayaan' seorang sahabat yang berhalangan melaksanakan tugas.
'Pagi' beserta hujan menemani perjalanan panjang ke arah timur Pulau Garam, Madura, tepatnya menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Sayang setibanya di Pelabuhan, acara pun belum tampak siap. Sehingga membuatQ mencari warung penjual kopi untuk menghilangkan rasa dingin yang Q bawa mulai awal perjalanan.

Senin, 10 November 2014

Hari Pahlawan Tidak Sekedar Serimonial

Hari Pahlawan yang biasa dirayakan pada 10 November, merupakan peristiwa bersejarah saat terjai pertempuran antara pihak tentara Indonesia dengan pasukan Belanda, yang terjadi pada 10 November 1945 di Kota Surabaya.

Pertempuran tersebut merupakan perang pertama tentara Indonesia dengan pasukan asing, setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945. Bahkan pertempuran tersebut termasuk pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan rakyat Indonesia terhadap kolonialisme.

Kamis, 30 Oktober 2014

Ibrahim, Presiden Rumah Tangga Tersukses Sepanjang Masa

Refleksi Idul Adha 1435 Hijriyah

Nabi Ibrahim Âlaihi al-Salām merupakan sosok kepala rumah tangga yang kuat dan sabar dalam menghadapi ujian dalam kehidupan. Khususnya dalam kehidupan keluarga. Bahkan dirinya juga membina keluarga di atas fondasi Agama yang kuat, sabar dan tawakkal dalam menjalani kerasnya hidup. Serta selalu berdoa dalam mengatasi segala masalah.
Ayah dari Ismail dan Ishaq Âlaihim al-Salām adalah presiden rumah tangga yang paling sukses dalam sejarah peradaban manusia. Bahkan kisah hidup seorang Ibrahim juga bisa dijadikan sebagai ibrah (ibarat), sebab dalam menjalani kehidupan ia jatuh bangun, suka dan duka, serta sarat dengan pelajaran membina keluarga.

Senin, 22 September 2014

Kepemimpinan Pondok Pesantren



Oleh: Samsul Arifin

Kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang sangat berperan dalam organisasi, baik buruknya organisasi sering kali tergantung pada faktor pimpinan. Berbagai riset juga telah membuktikan bahwa faktor pemimpin memegang peranan penting dalam pengembangan organisasi, Faktor pemimpin yang sangat penting adalah karakter dari orang yang menjadi pimpinan tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Stephen Covey, bahwa 90 persen dari semua kegagalan kepemimpinan adalah pada karakter.
Secara definisi, kepemimpinan memiliki berbagai perbedaan pada berbagai hal, namun demikian yang pasti ada dari definisi kepemimpinan adalah adanya satu proses dari kepemimpinan untuk memberikan pengaruh secara sosial kepada orang lain, sehingga orang lain tersebut menjalankan suatu proses sebagaimana diinginkan oleh pemimpin. Berbagai perbedaan definisi tersebut tentu saja karena dibangun oleh teori yang berbeda.

Daya Tahan Dan Kontinuitas Pesantren



Oleh : Samsul Arifin

Dunia pesantren, dengan meminjam istilah kerangka Hossein Nasr, adalah dunia tradisional Islam, yakni dunia yang mewarisi dan memelihara kontinuitas tradisi Islam yang dikembangkan ulama dari masa ke masa dan tidak terbatas pada periode tertentu dalam sejarah Islam, seperti periode kaum salaf, yaitu periode para sahabat Nabi Muhammad dan tabi’in senior. Anehnya, istilah "salaf" juga digunakan oleh kalangan pesantren misalnya "pesantren salafiyah".
Walaupun dengan pengertian yang jauh berbeda, jika tidak bertolak belakang dengan pengertian umum mengenai salaf seperti baru saja dikemukakan. Istilah "salaf" bagi kalangan pesantren mengacu pada pengertian "pesantren tradisional" yang justru sarat dengan pandangan dunia dan praktik Islam sebagai warisan sejarah, khususnya dalam bidang syari'ah dan tasawuf. Perbedaan pesantren dalam memahami pengertian "salaf" merupakan "Sistem Nilai di Pesantren dan Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah".

Jumat, 23 Mei 2014

Warkop Kecil dengan Aroma Luar Biasa

Bagi para penikmat kopi, tempat tentunya bukanlah prioritas utama, tak peduli di pinggir jalan, lesehan, warung kecil, hingga di tempat terbuka sekalipun. Namun, para penikmat kopi biasanya lebih mengutamakan rasa, aroma dan kelezatan rasa kopi dibanding keberadaan tempat dan lokasi warung kopi (warkop) itu sendiri.

Di Pamekasan, salah satu warkop yang banyak digemari sebagian penikmat kopi, yakni kopi Pak Saleh, salah satu warung kecil yang terletak di kawasan Jl Brawijaya Indah, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota, tepatnya depan kampus eks STAIN Pamekasan.

Sesuai dengan namanya, pemilik warkop kecil yang berdekatan dengan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan itu memang bernama Shaleduddin (60), salah satu warga yang sudah berjualan kopi sejak tahun 1981 lau. Sehingga para penikmat kopi di warkop tersebut sering menyebutnya dengan "Kopi Pak Saleh".

Minggu, 22 September 2013

KETIKA ASA TAK LAGI BERPIHAK II


Rentang masa tiga bulan dari catatan pertama, sekilas kisah tentang seorang perempuan bernama Rhensi yang sudah menjalani kehidupan barunya sebagai seorang istri dari laki-laki yang mencintainya, terlihat sudah nampak kebahagian di antara mereka sekalipun sesekali terjadi 'gesekan-gesekan' yang menjadi petanda dari awal penyatuan perbedaan di antara keduanya dalam membangun mahligai rumah tangga. Mereka pun berhasil mengatasinya dengan kepala dingin, senyum bahagia pun sudah mulai mengembang pada bibir merahnya, yang bertanda ia sudah mulai bisa menyesuaikan diri dengan status barunya.

Selasa, 11 Juni 2013

KETIKA ASA TAK LAGI BERPIHAK

"Sekuat apapun kita berusaha, 
senekat apapun kita beraksi. 
Akan tetapi, Tuhan lah yang mengatur semuanya".

Mungkin prakata itu bisa menggambarkan dari sosok seorang lelaki, sebut saja Arif, yang senantiasa berusaha untuk mengungkapkan kata kejujuran yang sudah lama tersembunyi dibalik ketakutannya untuk mengungkap kata. Entah karena ia takut, tidak percaya diri, atau yang lainnya. Sehingga ia pun terpuruk dalam penyesalan atas kegagalan yang "terlambat" diungkapkan.

Senin, 27 Mei 2013

HASIL UNAS 2013

Hasil Ujian Nasional (Unas) tahun 2013 untuk jenjang SMA/SMK/MA telah diumumkan secara serentak pada hari Jum’at (24/05/2013) kemarin. Dari berbagai berita yang dipublikasikan di Kompas.com, diperoleh informasi bahwa dalam Ujian Nasional tahun 2013 terdapat 12 (dua belas) siswa yang  memperoleh nilai UN murni tertinggi se-Indonesia dan 10 (sepuluh) sekolah dengan rata-rata nilai murni tertinggi Unas se-Indonesia.

Minggu, 21 April 2013

PENGEMBOSAN POLITIK EPISODE III?


Oleh: Ainur Rohim

"Saya ini seperti orang teler, setelah menenggak bir bintang langsung nyender di beringin, kemudian diseruduk banteng," tutur KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ketika memberi sambutan pada acara perayaan Isra Miraj di Markas Golkar, Slipi, Jakarta menjelang Pemilu 1987.
Itulah gaya tokoh yang belum begitu lama duduk di pucuk pimpinan NU itu, di hadapan sekitar 2.000 undangan, termasuk Ketua Umum Golkar, Sudharmono dan Sekjennya, Sarwono. Dengan itu ia ingin menyatakan, NU berada di atas semua golongan.
Itu pernyataan Gus Dur, Ketua Umum PBNU, seperti dimuat majalah mingguan Tempo edisi 11 April 1987. Pernyataan itu disampaikan menjelang Pemilu 1987 dan pasca-NU secara legal-formal menyatakan kembali ke Khittah 1926 sesuai keputusan muktamar NU ke-27 di Pondok Salafiyah Syafi'iyah Asembagus Situbondo, Jatim pada 1984. NU menjaga jarak yang sama dengan ketiga kekuatan sosial yang ada (PPP, Golkar, dan PDI). NU ada di mana-mana dan NU tak ke mana-mana. 

Sabtu, 30 Maret 2013

CATATAN BUAT BAPAK TERCINTA


Teringat pepetah bahwa "penyesalan akan terlihat dibelakang hari bukan di depan". Sepenggal kata itu mengingatkanku akan sosok tauladan yang telah bersusah payah mendidik dan membimbingku dari usia bayi sampai saat ini. Dari masa dimana aku belum mengerti tentang sesuatu sampai aku benar-benar sedikit memahami tentang makna perjuangan dan usaha hebat darinya.
Pelajaran berharga tanpa harus didasari dengan metode formal seperti saat sekolah. Memberikan gambaran yang jelas tentang keuletan usaha dan pengorbanan tanpa pamrih yang selalu ia tunjukkan. Tak perduli terik, hujan dan angin. Ia senantiasa berjuang demi melaksanakan tugasnya sebagai seorang kepala rumah tangga dan mencerminkan bahwa dirinya benar-benar bertanggungjawab akan keluarganya.

Sabtu, 23 Februari 2013

HAKIKAT MANUSIA


Pengetahuan tentang hakikat dan kedudukan manusia merupakan bagian amat esensial, karena dengan pengetahuan tersebut dapat diketahui tentang hakikat manusia, kedudukan dan peranannya di alam semesta ini. Pengetahuan ini sangat penting karena dalam proses pendidikan manusia bukan saja objek tetapi juga subjek, sehingga pendekatan yang harus dilakukan dan aspek yang diperlukan dapat direncanakan secara matang.
Para ahli dalam berbagai bidang memberikan penafsiran tentang hakikat manusia. Sastraprateja, misalnya. Ia mengatakan bahwa manusia adalah mahluk yang historis. Hakikat manusia sendiri adalah sejarah, suatu peristiwa yang bukan semata-mata datum. Hakikat manusia hanya dapat dilihat dalam perjalanan sejarah dalam sejarah bangsa manusia. Apa yang kita peroleh dari pengamatan kita atas pengalaman manusia adalah suatu rangkaian anthropological constants yaitu dorongan-dorongan atau orientasi yang tetap dimiliki manusia.

Senin, 18 Februari 2013

ABRAHAM LINCOLN dan Kegagalan Hidupnya


Ialah seorang yang selalu bangkit kembali dan tidak putus asa dalam menjalani kehidupan
yang dipenuhi kegagalannya:
1816 : keluarganya diusir dari rumahnya dan ia harus bekerja
1818; ibunya meninggal dunia
1831; bisnisnya gagal total
1832; kalah dalam dewan perwakilan. Ia kehilangan pekerjaan. Mencoba masuk sekolah hukum tapi ditolak
1833; meminjam uang untuk memulai bisnis dan bangkrut pada tahun yang sama. Ia harus melunasi hutangnya dalam selama 17 tahun
1834; menang dalam dewan perwakilan
1835; bertunangan, namun tunangannya meninggal dan ia patah hati
1836; mengalami nervous breakdown dan harus berbaring ditempat tidur selama 6 bulan
1838; ingin menjadi speaker of state legislature, tapi gagal
1840; ingin menjadi elector, tapi gagal
1843; ingin menjadi anggota kongres tapi gagal
1846; akhirnya berhasil menjadi anggota kongres
1848; gagal terpilih kembali sebagai anggota kongres
1849; melamar pekerjaan sebagai land officer, tapi di tolak
1854; ingin menjadi senat, tapi gagal
1856; mencalonkan diri sebagai wakil presiden, hanya mendapat kurang dari 100 suara
1858; kembali mencoba ,mejadi anggota senat tapi kalah
1860; menjadi PRESIDEN AMERIKA

Satu kunci keberhasilannya, yaitu ia tidak melihat kegagalannya  sebagai satu kejatuhan dan akhir segalanya. Ia berkata “jalan hidup yang saya lalui memang licin dan saya sering tergelincir. Tapi saya bangkit lagi dan berkata kepada diri saya sendiri. Saya hanya tergelincir bukan jatuh. Sehingga tidak ada alas an bagi saya untuk tidak bangkit lagi”.


Sabtu, 16 Februari 2013

SPESIFIKASI BAHASAN AWAL ILMU PENDIDIKAN ISLAM



A.  Dasar Ilmu Pendidikan Islam

1.  Dalam nomenklatur Islamic studies, sebagai pandangan baru. |akhir abad ke-20| kaum muslim memikirkan perlunya meningkatkan dan mengembangkan mutu pendidikan Islam dalam berbagai aspek.

2. Awal tahun 2000-an, penelitian pada ilmu pendidikan Islam dilakukan dengan pendekatan yang berlandaskan al-Qur’an dan Hadits, Sejarah, Filsafat, Psikologi, dan pengembangan masyarakat modern.

3.  Kerancuan dasar dan konsep yang mengarahkan pada pertumbuhan dan perkembangan ilmu pendidikan Islam,  antara education (menuju ilmu yang bersifat terbuka, luas, dan menuntut redefinisi secara terus menerus) dan paedagogie (menuju ilmu yang bersifat terbatas, konsentris, dan menuntut pendalaman, serta secara terus menerus).

4. Mutu pendidikan Islam yang jauh tertinggal dari ilmu pendidikan umum. Hal ini disebabkan lembaga-lembaga pendidikan Islam masih belum terencana dan terkonsep.

5. Mayoritas penduduk Indonesia Muslim. Lembaga pendidikan Islam secara otomatis mendominasi, baik pesantren, madrasah, dll. Sehingga bisa diasumsikan jumlah lembaga lebih banyak dan tidak terkontrol.


Jumat, 15 Februari 2013

CATATAN USANG BUAT RHENSI



Sejujurnya, saya tidak terlalu biasa menulis tentang perempuan secara vulgar, apalagi menyangkut dunia perasaan yang menyayat, ritme tangis yang menusuk, nestapa keputusasaan yang menyentak-nyentak naluri maupun menunggu sesuatu dalam ketidak pastian. Saya tidak terbiasa, karena dalam nalar kelelakian yang sejati, kita sering dihadapkan pada kondisi psikologi perempuan yang kadang memang paradoks. Dan ketika paradoksalitas itu kian kentara, yang muncul dihadapan kita hanyalah anomali-anomali dan term-term lain yang menjebak pada labirin. Ya, paradoksalitas ini saya temukan pada diri seorang Rhensi.

Selasa, 12 Februari 2013

KERANGKA DASAR ILMU PENDIDIKAN ISLAM



Terdapat sejumlah pemikiran yang mendasari adanya ilmu pendidikan islam. Sejumlah pemikiran yang dimaksud antara lain:
Pertama, dalam momenklatur Islamic studies, ilmu pendidikan Islam tergolong sebagai pendatang baru (new comer). Ilmu ini baru muncul diakhir abad ke-20, yaitu pada saat umat Islam memulai memikirkan tentang perlunya meningkatkan dan mengembangkan mutu pendidikan Islam dengan berbagai aspeknya, dalam rangka mengimbangi kamajuan pendidikan yang berada di luar Islam. Ilmu pendidikan Islam, sebagai tawaran alternatif, muncul dalam waktu yang masih relatif pendek. Munculnya terminologi al-tarbiyah. Al-ta’dib dan al-ta’lim yang menunjuk pada arti pendidikan Islam sebagai suatu sistem misalnya, baru terjadi pada awal abad ke-20. Munculnya termonologi ini sejalan dengan munculnya gerakan-gerakan pembaharuan Islam di negeri-negeri Arab.

Senin, 11 Februari 2013

EMANSIPASI DALAM ISLAM


“kalau dibarat kedudukan PRIA dan WANITA memang sejajar,
tapi tidak di dalam ajaran islam,
PRIA dan WANITA kedudukannya lebih tinggi PRIA.
sedangkan WANITA diciptakan dengan segala kemampuan
dan kekurangannya menurut fitrahnya”  aya @PPT

Prolog
Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin menghapus seluruh bentuk kedhaliman yang menimpa kaum wanita dan mengangkat derajat wanita sebagai manusia mulia. Ukuran kemulian dan ketinggian martabat manusia di sisi Allah adalah ketakwaan, seperti termaktub dalam QS. Al Hujurat: 13:
“…Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” 

Kemudian Allah juga menegaskan dalam QS. An-Nahl: 97;
“Barangsiapa yang mengerjakan amalan shalih, baik pria maupun wanita dalam keadaan beriman. Maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan kami beri balasan pula kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”.

Minggu, 10 Februari 2013

KILAS ARAH TUJUAN PENDIDIKAN PESANTREN


Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan untuk tafaqquh fi al-din (memahami agama) dan membentuk moralitas umat melalui pendidikan. Sampai sekarang, pesantren pada umumnya bertujuan untuk belajar agama dan mencetak pribadi Muslim yang kaffah yang melaksanakan ajaran Islam secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan tafaqquh fi al-din dan mencetak kepribadian Muslim yang kaffah dalam melaksanakan ajaran Islam didasarkan pada tuntunan al-Qur’an dan sunnah Nabi saw. dimana Nabi merupakan top model dan guru imajener (meminjam istilah Abdurrahman Mas’ud) bagi pesantren. Tujuan ini adalah tujuan pokok dalam setiap pesantren yang merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang teguh menjaga tradisi ulama salaf al-salih dan para wali yang diyakini bersumber dari Rasulullah Saw. Dengan ini, maka Islam akan bertahan dan berkembang dalam masyarakat, khususnya di Indonesia. Adapun mengenai tujuan khusus, masing-masing pesantren juga mempunyai tujuan khusus tergantung dengan pengasuhnya. Misalnya tujuan mencetak para huffadz (penghafal al-Qur’an), mencetak fuqaha’ (ahli fiqhih), mencetak para ahli bahasa Arab, dan yang lainnya.

Rabu, 06 Februari 2013

PESANTREN KILAT


Istilah pesantren kilat sudah sedikit banyak oleh orang Islam di Indonesia. Itu adalah nama lembaga pendidikan Islam yang paling tua di Indonesia. Pada lembaga pesantren biasanya ada kiai, santri, kegiatan membaca kitab kuning, pondokan santri, dan mushalla atau masjid. Itulah kira-kira “syarat” untuk disebut pesantren.
Apakah gerangan pesantren kilat itu? Pesantren kilat merupakan dilaksanakan bila musim liburan sekolah. Disana para anak-anak mondok dan belajar agama. Biasanya menjelang libur sekolah banyak lembaga-lembaga pesantren yang mengedarkan pengumuman, kadang lewat surat kabar, bahwa akan dibuka pesantren kilat yang umumnya diadakan di masjid atau mushalla. Lamanya berkisar 7 sampai 30 hari. Disana diajarkan membaca al-Qur’an, keimanan Islam, fikih (ibadah), dan akhlak. Pokoknya materi-materi pelajaran yang sering disebut bahan pengajaran agama.