Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 November 2014

Aku & Perjalanan

Sebuah perjalanan panjang tanpa lelah yang menguras fisik dan pikiran, harus Q lalaui demi sebuah tugas. Itupun Q lakukan untuk menjunjung tinggi tugas dan menghargai 'ketidakberdayaan' seorang sahabat yang berhalangan melaksanakan tugas.
'Pagi' beserta hujan menemani perjalanan panjang ke arah timur Pulau Garam, Madura, tepatnya menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Sayang setibanya di Pelabuhan, acara pun belum tampak siap. Sehingga membuatQ mencari warung penjual kopi untuk menghilangkan rasa dingin yang Q bawa mulai awal perjalanan.

Sabtu, 16 Februari 2013

SPESIFIKASI BAHASAN AWAL ILMU PENDIDIKAN ISLAM



A.  Dasar Ilmu Pendidikan Islam

1.  Dalam nomenklatur Islamic studies, sebagai pandangan baru. |akhir abad ke-20| kaum muslim memikirkan perlunya meningkatkan dan mengembangkan mutu pendidikan Islam dalam berbagai aspek.

2. Awal tahun 2000-an, penelitian pada ilmu pendidikan Islam dilakukan dengan pendekatan yang berlandaskan al-Qur’an dan Hadits, Sejarah, Filsafat, Psikologi, dan pengembangan masyarakat modern.

3.  Kerancuan dasar dan konsep yang mengarahkan pada pertumbuhan dan perkembangan ilmu pendidikan Islam,  antara education (menuju ilmu yang bersifat terbuka, luas, dan menuntut redefinisi secara terus menerus) dan paedagogie (menuju ilmu yang bersifat terbatas, konsentris, dan menuntut pendalaman, serta secara terus menerus).

4. Mutu pendidikan Islam yang jauh tertinggal dari ilmu pendidikan umum. Hal ini disebabkan lembaga-lembaga pendidikan Islam masih belum terencana dan terkonsep.

5. Mayoritas penduduk Indonesia Muslim. Lembaga pendidikan Islam secara otomatis mendominasi, baik pesantren, madrasah, dll. Sehingga bisa diasumsikan jumlah lembaga lebih banyak dan tidak terkontrol.


Jumat, 15 Februari 2013

CATATAN USANG BUAT RHENSI



Sejujurnya, saya tidak terlalu biasa menulis tentang perempuan secara vulgar, apalagi menyangkut dunia perasaan yang menyayat, ritme tangis yang menusuk, nestapa keputusasaan yang menyentak-nyentak naluri maupun menunggu sesuatu dalam ketidak pastian. Saya tidak terbiasa, karena dalam nalar kelelakian yang sejati, kita sering dihadapkan pada kondisi psikologi perempuan yang kadang memang paradoks. Dan ketika paradoksalitas itu kian kentara, yang muncul dihadapan kita hanyalah anomali-anomali dan term-term lain yang menjebak pada labirin. Ya, paradoksalitas ini saya temukan pada diri seorang Rhensi.

Selasa, 21 Juli 2009

Ketika Aku Harus Kehilangan



By ; Syamsul Arifin*
Pernahkah, kita mengalami suatu cobaan dan sakit… pastinya semua orang pernah mengalami… Adakah, kita merasa hidup sendiri di dunia ini, disaat kita butuh perhatian, butuh dukungan,butuh kasih sayang, butuh kekuatan, namun itu tidak pernah dirasakan dari orang-orang yang dekat dengan ku.

Mengapa semua nya begitu jauh………….
Sehingga aku harus jauh dari segalanya……….
Terkadang…. Justru orang lain yang tau keadaan kita…

Aku suka menolong, karena aku merasa, tetanggalah saudaraku yang terdekat, sehingga jika aku mengalami cobaan, tetanggalah orang tuaku. Walaupun dihati kecilku, ingin kurasakan kasih sayang dari orang yang aku sayangi, dimana aku bisa mengadu, berkeluh kesah, bermanja, mengapa semuanya begitu jauh….

Hati kecilku berkata… “kutak ingin kehilangan orang yang aku sanyangi.” yang sampai kapanpun akan tetep sayang. Apa yang kumiliki dan Allah berikan, akan selalu kujaga.

“Tak ada satupun hamba-ku yang ikhlas kuambil harta yang kuberikan padanya, kecuali kuganti dengan yang lebih baik. Tidak ada satupun hambaku yang Ridho dengan bala yang kutimpakan padanya,kecuali kunaikkan derajatnya, dan tidak satupun hambaku yang bersyukur kecuali kutambah nikmatku padanya”(hadist qudsi)
* Awal perenengun ketika lagi ...